Memberikan Informasi Dengan Detil
Dinas Lingkungan Hidup
Balitbang

Kimia Farma Ingin Tekan Impor Bahan Baku Obat 23 Persen 2024

97
Dinas Lingkungan Hidup

Jakarta (detilnews.com) – PT Kimia Farma Tbk ingin menekan impor bahan baku obat (BBO) hingga 23 persen pada 2024. Untuk diketahui, saat ini impor bahan baku farmasi atau Active Pharmaceutical Ingredients (API) berkisar antara 90 persen hingga 95 persen.

Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo mengungkapkan perseroan telah membangun fasilitas produksi Bahan Baku Obat (BBO) di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, dalam rangka menekan ketergantungan impor di bidang farmasi.

BBO tersebut, lanjutnya, sudah memiliki sertifikasi Cara Pembuatan Bahan Baku Obat yang Baik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) RI.

Sepanjang 2020, ia menyebut pihaknya telah berhasil memproduksi 9 item BBO. Selain sertifikasi dari Badan POM RI, juga dilakukan sertifikasi Halal atas produk BBO dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Kami harapkan akan menurunkan impor BBO hingga sekitar 23 persen di 2024 dengan terus melakukan pengembangan BBO lainnya,” ujar Verdi dikutip dari rilis, Selasa (16/2).

Dia menyebut hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan yang bertujuan mewujudkan kemandirian dan meningkatkan daya saing industri farmasi dan alat kesehatan dalam negeri.

Dalam mengembangkan BBO, menurut Verdi, perseroan juga menjalin kerja sama dengan perusahaan Korea Selatan, yaitu Sung Wun Pharmacopia Co. Ltd.

Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan riset BBO Indonesia, serta memberikan kesempatan bagi SDM untuk memperoleh transfer ilmu dan transfer teknologi dalam pengembangan dan produksi BBO.

Adapun tantangan yang dihadapi pihaknya dalam meningkatkan kemandirian produksi BBO berasal dari aspek skala ekonomis karena belum banyak perusahaan yang mengembangkan industri BBO. Selain itu juga aspek teknologi, SDM dan juga dari sisi regulasi.

“Untuk pengembangan industri BBO ini ke depan, sebagai start up industry tentunya diperlukan dukungan dari seluruh pihak untuk menyelesaikan tantangan industri BBO yang saat ini masih kita hadapi,” kata Verdi.(red/cnn)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com