Memberikan Informasi Dengan Detil
Dinas Lingkungan Hidup
Balitbang

Terdakwa Diduga Melakukan Korupsi Pelaksanaan Pekerjaan di Jambi Tidak Bersalah

270
Dinas Lingkungan Hidup

PEKANBARU (detilnews.com) – Kedua terdakwa Wardodi Aria Putra dan Saiful Efrizal yang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi terhadap pelaksanaan pekerjaan Jalan Pungut Mudik Sungai Kuning pada BPBD Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi tahun 2017 tidak bersalah.

Adapaun tuntutan jaksa penuntut umum di pengadilan tipikor jambi
yaitu menyarakan terdakwa Saiful Efrizal dan terdakwa Wardodi Ari Putra bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 ayat 1, 2 dan 3 UUD no 31 tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan UUD no 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana jo pasal 64 ayat 1 KUHPana sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan primair.

Selanjutnya, menjatuhkan hukuman tindak pidana kepada kedua terdakwa dengan pidana penjara masing masing selama 6 tahun dan 6 bulan dengan dikurangi selama para terdakwa menjalani masa tahanan dan pidana dengan denda masing- masingsebesar 200 juta ditahan dengan tahanan di rutan.

Menjatuhkan pidana kepada kedua terdakwa untuk membayar uang pengganti 473 juta rupiah. Jika para terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang jntuk menutupi uang pengganti tersebut. Apabila para terdakwa tidak memiliki harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka diganti dengan tindak pidana penjara selama 3 tahun 3 bulan.

Kuasa Hukum Abu Bakar Sidik,SH.,MH yang didampingi Ahmad Yusuf,SH, Eriyanto,SH.MH dan Darmawan,SH mengatakan bahwa putusan pengadilan tipikor Jambi yang diputus pada hari Kamis 3 September 2020 menyatakan kedua terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi yang didakwa dan dituntut jaksa penuntut umum sungai penuh Jambi.

“Dari hasil itu, membebaskan para terdakwa dari segala tuntutan hukum, mencabut tahanan kota dari para terdakwa, serta memulihkan nama baik, hakikat dan martabat para terdakwa,” ucap Abu Bakar.

“Putusan bebas ini sudah kita duga dan kita prediksi sebelum dibicarakan putusan oleh pengadilan tipikor Jambi, dikarenakan seluruh saksi dan alat bukti lainnya yang diajukan penuntut umum tidak dapat membuktikan para terdakwa telah melakukan tindak pidana korupsi,” lanjutnya.

Kata Abu Bakar, berdasarkan fakta hukum yang terungkap didepan persidangan tidak dapat secara sah dan meyakinkan telah terjadi kerugian negara yang diakibatkan oleh para terdakwa artinya pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu sesuai yang telah ditentukan dalam kontrak kerja.[⭐]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com